Tips Pemakaian Jam Tangan Pada Pria

  Jam tangan merupakan salah satu aksesoris yang bermanfaat dan dapat meningkatkan nilai penampilan pemakainya. Bagi laki-laki akan terlihat lebih berkelas, trendi dan keren ketika memakai jam tangan dan juga biasanya akan lebih terlihat gagah dan maskulin ketika salah satu pergelangan tangannya terdapat sebuah jam. Namun, sebagai seorang pria, Anda pun tidak bisa asal ketika memakai jam jenis ini. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya jam tangan tersebut bisa meningkatkan kualitas penampillan.

Tips Memakai Jam Tangan
bluemaize.net/watches/wrist-watch

Hal-Hal yang Harus Dihindari Pria Ketika Memakai Jam Tangan

– Hindari Mengenakan Aksesoris Lain

Ada aturan yang tidak tertulis secara khusus tapi patut diperhitungkan ketika memakai jam tangan. Salah satunya yakni hindari memakai jam tangan dengan perpaduan aksesoris lain. Sudah jelas bahwa jam tangan itu sendiri sudah termasuk aksesoris .

– Hindari Memakai Model Jam yang Tidak Sesuai Keadaan Saat Itu

Hal yang harus dihindari lainnya adalah salah model jam. Anda tidak mungkin ke kantor memakai jam tangan model besar yang biasa digunakan berolahraga atau mendaki gunung. Selain terlihat ‘njomplang’ dengan penampilan, fungsinya jadi kurang maksimal. Misalnya, Anda mendaki gunung tapi memakai jam stainless, bisa jadi jam tersebut akan mudah rusak dan menimbulkan bau tidak sedap oleh keringat dan kotoran debu yang menempel. Apalagi jika tidak tahan air, sekali tercebur atau kehujanan, jam tersebut akan langsung mati.

– Hindari Memakai Jam Terlalu Longgar dan Tidak Sesuai Ukuran Pergelangan Tangan

Berikutnya, sebagai pria, Anda sebaiknya tidak menggunakan jam secara longgar. Ini karena pria memiliki mobilitas yang lebih tinggi daripada wanita, jika memakainya secara longgar, tentu akan mengganggu aktifitas Anda. Namun, jangan juga memakai terlalu ketat, karena akan menimbulkan bekas dan mengiritasi kulit Anda. Selain itu, sebaiknya disesuaikan dengan ukuran pergelangan tangan, karena pergelangan yang kecil atau besar tentu memiliki kecocokan dengan jam model tertentu.

Pakai Jam di Tangan Kanan atau Kiri?

Satu lagi kendala seorang pemakai jam tangan, yakni bingung menentukan sebaiknya dipakai pada tangan kanan atau kiri. Padahal, jelas bisa dipakai di bagian mana saja asal nyaman dan sesuai gaya Anda.

Tangan kanan, bagi yang bukan kidal, adalah bagian tubuh yang paling sering digunakan dan memiliki pergerakan lebih banyak daripada tangan kiri. Supaya tidak membebani tangan tersebut, menghindarkannya dari aksesoris tentu akan meringankan daya kerjanya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk memakai jam di tangan kanan, apalagi jika sudah terbiasa, termasuk saya yang menggunakan jam tangan disebelah kanan

Selain itu, menilik karakteristik berbeda-beda dari setiap individu, pemakaian jam tangan ini tidak memiliki pakem tertentu. Anda bebas memakainya di tangan kanan maupun kiri sesuai kebutuhan dan kenyamanan. Poin pentingnya hanyalah jam tersebut masih dalam fungsinya dan tidak mengganggu kinerja Anda.

Perbedaan Kaos Bahan Combed 20s Dengan 30s

  Penyuka pakaian jenis kaos, biasanya tidak asing dengan nama-nama katun combed, spandex, superfine dan lain-lain. Namun, dari semua bahan katun tersebut, katun combed adalah yang paling sering digunakan sebagai bahan dasar kaos.

Tentu saja karena combed memiliki kualitas kain yang bagus dan nyaman di kulit. Apalagi bagi orang Indonesia, kaos dari katun combed paling cocok digunakan, kerena dapat menyerap keringat dan tidak panas. Meskipun begitu, kaos combed pun ternyata ada banyak jenisnya. Biasanya sebutannya ada combed 20s, 24s, 30s hingga 40s.

Lalu, apa pengaruhnya angka-angka tersebut pada kaos Anda?

Mengenal Kaos dari Katun Combed

Ketika membeli kaos di pasar biasa maupun distro, yang menjadi pilihan biasanya adalah kaos dengan serat halus tapi kuat. Kaos tipe seperti itu, paling sering dijumpai berbahan katun combed. Disebut sebagai katun combed karena pada proses pembuatannya melalui tahapan combing alias benang-benang halus yang tersisa pada kain dihilangkan supaya menghasilkan kain yang bersih dan benar-benar halus.

Selain itu, kain combed juga memiliki beberapa tahapan khusus sebelum dipintal, tidak heran jika kainnya berkualitas sangat baik dan menjadi pilihan banyak orang untuk menghasilkan pakaian yang nyaman. Biasanya, selain untuk kaos, katun combed juga sering dipakai sebagai bahan seprai, piyama bahkan kaus kaki. Tentu saja dalam penerapannya, kain combed harus disesuaikan ketebalannya. Misalnya, kain combed untuk seprai memiliki perbedaan ketebalan dengan katun combed yang akan dijadikan kaos.

Ketebalan Kaos Combed yang Pas dan Paling Nyaman Dipakai

Inilah gunanya mengetahui apa yang membedakan antara combed 20s dan 30s, karena akan membantu Anda dalam memilih bahan kaos paling nyaman untuk kulit. Sebenarnya, baik combed 20s maupun 30s hanya berbeda pada ketebalan atau kerapatan jahitannya. Tentunya, ketika kain semakin rapat, maka akan lebih tebal dan lebih berat hasilnya. Inilah yang membuat Anda terbantu ketika akan menghasilkan jenis kaos tertentu.

Contoh Kaos Bahan Combed 20s
kaospolosandalas.com/kaos-polos-andalas/kaos-polos-murah

Combed 20s, memiliki gramasi yang paling tinggi dari jenis yang lain, yakni mencapai 180 sampai 220gr/m2. Combed jenis ini juga paling banyak dijumpai di penjual kain, sehingga tidak heran jika kaos dari combed 20s lebih mudah ditemukan. Memang akan menghasilkan kaus yang cukup kaku dan sedikit berat ketika dipakai, tapi tetap nyaman. Kaus dari combed 20s juga sebaiknya tidak dipakai saat cuaca sangat terik atau ketika sedang sakit, karena akan membebani tubuh dan rasanya menjadi kurang enak.

Contoh Kaos Bahan Combed 30s
kaospolosandalas.com/kaos-polos-andalas/kaos-polos-combed-30s

Lain halnya dengan combed 30s, gramasi kain jenis ini hanya 140 sampai 160gr/m2, sehingga lebih tipis tapi tidak setipis 40s. Anda yang suka kenyamanan maksimal ketika memakai kaus, lebih disarankan memilih kaus dari combed 30s ini. Selain tidak berat di tubuh dan mampu menyerap keringat, memakai kaus jenis ini pun tidak terasa panas. Di cuaca yang sedikit dingin pun kaus dari combed 30s masih bisa dipakai dengan nyaman karena ketipisannya masih wajar.

Tetapi apabila anda suka kaus dari bahan katun combed yang tipis (tetapi jangan sampai tembus pandang ya), Anda bisa mencoba combed 40s, untuk dipakai bersantai karena sangat halus dan tidak panas.

Bukan hanya itu, kaus dari katun combed juga dibagi menurut jahitannya, yakni jahitan tunggal dan ganda. Untuk jahitan tunggal atau single knit diberi kode s, sedangkan double knit diberi kode d. Perbedaannya tentu terlihat pada hasil jahitan, biasanya double knit lebih tebal dan rapat, sehingga tentu lebih awet. Meskipun jika Anda mencari kaus di pasaran, jahitan tunggal yang lebih mendominasi. Oke itu aja artikel ini, Semoga bermanfaat ya. Terimakasih

Baca juga artikel mengenai kaos lainnya:

Macam-Macam Model Kaos Untuk Pria

Hal-Hal Mengenai Kaos Dan Kemeja Pria

Design Kaos Pria Yang Simpel